Kamis, 18 Juni 2026, WIB
Breaking News

Rabu, 17 Jun 2026, 17:17:34 WIB, 19 View Erawan Erik, Kategori : Lingkungan

Ruangargumen.com ||Subang, Minggu 14 Juni 2026  – Persoalan sampah yang semakin kompleks membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, PT Pertamina EP Subang Field bersama Bank Sampah Karya Bhakti Sejahtera (KBS) menggelar kegiatan edukasi dan pelatihan pengelolaan sampah bagi masyarakat Kelurahan Sukamelang pada 14 Juni 2026 di Sekretariat Bank Sampah KBS, Kabupaten Subang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PT Pertamina EP Subang Field dalam mendorong pengelolaan sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan limbah yang bernilai guna.

Puluhan peserta yang terdiri dari warga, kader lingkungan, pengurus bank sampah, dan tokoh masyarakat mengikuti pelatihan yang membahas pentingnya pemilahan sampah serta praktik pengolahan minyak jelantah menjadi sabun ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi.

Dalam sambutannya, Wazirul Luthfi selaku Head of Communication, Relations & CID PT Pertamina EP Zona 7 menyampaikan bahwa pengelolaan sampah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah atau petugas kebersihan, tetapi harus dimulai dari kesadaran dan tindakan masyarakat di tingkat rumah tangga.

"Melalui kegiatan ini, PT Pertamina EP Subang Field ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat agar pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya. Ketika masyarakat terbiasa memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah, maka beban lingkungan dapat berkurang secara signifikan. Lebih dari itu, sampah juga dapat menjadi sumber nilai ekonomi yang memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.

"Kami berharap edukasi dan pelatihan ini mampu melahirkan lebih banyak agen perubahan di lingkungan masing-masing. Dengan kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, pengelolaan sampah dapat menjadi gerakan bersama yang berdampak nyata bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Pembina Bank Sampah KBS, Wawan Gunawan, menyampaikan bahwa keberadaan bank sampah telah menjadi salah satu solusi efektif dalam mengurangi jumlah sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam kegiatan bank sampah, maka semakin besar pula kontribusi yang diberikan dalam mengurangi timbulan sampah. Selain lingkungan menjadi lebih bersih, masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi dari sampah yang mereka kelola," ungkapnya.

Lurah Sukamelang, Annas, turut mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara PT Pertamina EP Subang Field, Bank Sampah KBS, dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak terlepas dari peran aktif warga yang terus didorong melalui berbagai program edukasi dan pemberdayaan.

"Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Edukasi pengelolaan sampah yang dilakukan secara berkelanjutan akan membentuk budaya peduli lingkungan yang kuat di tengah masyarakat," katanya.

Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai pemilahan sampah rumah tangga serta praktik pengolahan minyak jelantah menjadi sabun yang dapat digunakan sendiri maupun dikembangkan menjadi produk bernilai jual.

Ketua KBS Foundation sekaligus Pendiri Bank Sampah KBS, Kiki Zakaria, menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina EP Subang Field atas dukungan yang diberikan dalam pengembangan program lingkungan berbasis masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina EP Subang Field yang terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Harapannya, kolaborasi ini dapat terus berkembang sehingga masyarakat tidak hanya mampu mengelola sampah dengan baik, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari hasil pengelolaan tersebut," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PT Pertamina EP Subang Field kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan ekonomi sirkular yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi saat ini maupun masa depan.

Sumber: Ruang Argumen

Magister Hukum Kesehatan UNINUS MMRS Universitas Gajayana RPL MKM Universitas MH Thamrin MMRS Universitas Sangga Buana ARS University



PT PERTAMINA EP SUBANG FIELD DORONG PENGELOLAAN SAMPAH DARI SUMBER DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI
Rabu, 17 Jun 2026, 17:17:34 WIB, Dibaca : 19 Kali
Bayu Satya Prawira Serap Aspirasi Desa Cibuluh, Dorong Pelestarian Budaya dan Festival Tujuh Sungqi
Senin, 15 Jun 2026, 13:22:17 WIB, Dibaca : 22 Kali
Daming Agus Hidayat Kecewa, Festival 7 Sungai Diduga Tak Mendapat Dukungan Pemkab Subang
Jumat, 12 Jun 2026, 19:23:33 WIB, Dibaca : 85 Kali



Tuliskan Komentar