Rabu, 22 April 2026, WIB
Breaking News

Rabu, 22 Apr 2026, 18:58:45 WIB, 12 View Erawan Erik, Kategori : Lingkungan

ruangargumen.com | SUBANG – Yayasan Lingkungan Nusantara Indah (YLNI) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Subang. Mengambil momentum peringatan Hari Bumi Sedunia pada Rabu (22/4/2026), YLNI menggalang kekuatan bersama berbagai elemen masyarakat untuk melakukan aksi penyelamatan ekosistem melalui kegiatan penanaman mangrove di Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari.

Kegiatan pelestarian ini tidak hanya diwarnai dengan aksi turun ke lumpur, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi para pemangku kepentingan. Secara khusus, YLNI meminta Haji Ateng—tokoh masyarakat sekaligus Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) 9 yang duduk di Komisi XII—untuk terus konsisten dan berkelanjutan dalam bersinergi menjaga ekosistem pesisir Subang.

Peran aktif tokoh masyarakat dan pemangku kebijakan seperti Haji Ateng dinilai sangat krusial. Mengingat posisinya di Komisi XII yang bermitra langsung dengan isu-isu lingkungan hidup, dukungan darinya diharapkan mampu mendorong gerakan konservasi menjadi sebuah kebijakan dan tindakan yang berdampak luas bagi masyarakat luas dan generasi mendatang.

Gayung bersambut, Haji Ateng yang hadir langsung di tengah-tengah warga dan pegiat lingkungan di Desa Anggasari merespons positif ajakan kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran YLNI atas dedikasi dan konsistensinya yang tak kenal lelah dalam membudidayakan tanaman mangrove di kawasan pesisir Pantura Subang.

Menurut Haji Ateng, langkah penyelamatan lingkungan pesisir ini memberikan multiplier effect atau efek ganda yang sangat positif.

"Upaya pembudidayaan mangrove yang diinisiasi oleh YLNI ini bukan sekadar tentang kelestarian alam. Ini adalah investasi jangka panjang yang memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga pesisir, sekaligus menjadi perisai hidup dan perlindungan utama masyarakat dari ancaman abrasi laut," tegas Haji Ateng.

Melalui momentum Hari Bumi 2026 ini, diharapkan semangat konservasi di Desa Anggasari dapat menjadi katalisator bagi terwujudnya kolaborasi yang lebih masif. Sinergi antara YLNI, tokoh masyarakat, wakil rakyat, dan elemen warga diproyeksikan akan terus berlanjut untuk menjadikan sabuk mangrove sebagai benteng alami terdepan yang menjaga pesisir Kabupaten Subang.

Sumber: Ruang Argumen

Magister Hukum Kesehatan UNINUS MMRS Universitas Gajayana RPL MKM Universitas MH Thamrin MMRS Universitas Sangga Buana ARS University



YLNI TANTANG H. ATENG KONSISTEN DALAM MENJAGA PESISIR UTARA SUBANG
Rabu, 22 Apr 2026, 18:58:45 WIB, Dibaca : 12 Kali
YLNI Gandeng Pertamina EP dan Lintas Sektor Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Pesisir Subang.
Rabu, 22 Apr 2026, 17:32:16 WIB, Dibaca : 22 Kali
YLNI Gandeng Pertamina EP dan Lintas Sektor Tanam 3.000 Bibit Mangrove di pesisir Subang
Rabu, 22 Apr 2026, 17:04:37 WIB, Dibaca : 46 Kali



Tuliskan Komentar