Rabu, 11 Maret 2026, WIB
Breaking News

Kamis, 01 Mei 2025, 11:34:09 WIB, 487 View Ensu, Kategori : Ekonomi

Subang — hakbicara.com — Menjelang pelaksanaan Konferensi Bilateral Indonesia–Tiongkok pada 3 Mei 2025 di aula penda kabupaten subnag. Penyelenggara acara Linkhub menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk memastikan kesiapan teknis dan dukungan dari perusahaan kawasan industri yang akan mendukung acara tersebut (30/04). 

"Melalui konferensi ini, kami ingin membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara kawasan industri di Subang dengan para investor asal Tiongkok. Linkhub berkomitmen menjadi jembatan penghubung antara pelaku industri lokal dan mitra global. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan bilateral, tetapi juga mendorong pertumbuhan investasi yang konkret dan berkelanjutan di wilayah Subang,” ujar Diqan, Assistant Executive Linkhub saat ditemui hakbicara.com

Rakor ini dihadiri oleh perwakilan Linkhub, yang diwakili oleh Assistant Executive Diqan, serta empat perusahaan pemilik kawasan industri PT. Comarindo Perdana Logistik, PT. Taipa Jaya Mandiri, Bendungan Sadawarna, PT. Inti Jaya  yang siap menyambut 42 investor asal Tiongkok. Keempat perusahaan tersebut memiliki kawasan industri yang strategis, yang berpotensi besar dalam pengembangan investasi asing.

PT Taipa Jaya Mandiri menyampaikan apresiasinya atas undangan yang diberikan oleh Linkhub dan menyamnut baik sinergi yang mudah mudahan terus berlanjut.

“Kami bersyukur dengan diundangnya kami oleh Linkhub untuk bertemu dengan 42 investor China, dan semoga para investor tertarik dengan kawasan kami,” ujar perwakilan PT Taipa.

Sementara itu, pengelola kawasan industri Sadawarna menyatakan kesiapan mereka untuk membuka ruang investasi di bidang energi terbarukan, khususnya proyek pemasangan solar cell yang menjadi fokus utama unit bendungan sadawarna. 

" Kami menyamnut baik inisiasi investasi sollar cell di bendungan sadawarna, sambil kami akan memaparkan terkait regulasi dan administrasi yang akan masuk ke unit bendungan sadawarna" Ujar Maman Sulaiman kepala peneglola Bendunga Sadawarna.

Konferensi Bilateral Indonesia–Tiongkok akan dilaksanakan dengan dua agenda utama, sesi pertama para investor melakukan kunjungan lapangan ke kawasan industri PT. Suryacipta, sebagai bagian dari pemaparan potensi investasi. Sesi utama konferensi yang akan berlangsung di Aula Pemda Subang, dengan presentasi dari pihak kawasan industri dan diskusi peluang kerja sama investasi dengan investor Tiongkok.

cara ini diharapkan menjadi momen penting untuk memperkuat kerja sama Indonesia dan Tiongkok, khususnya di sektor industri manufaktur. Dengan hadirnya para investor dari Tiongkok, konferensi ini diperkirakan akan membuka peluang investasi yang signifikan di wilayah Subang.



Pemilihan Raya DEMA STAI Darussalam Kunir Berlangsung Khidmat,Dimeriahkan Bagi Takjil & Buka Bersama
Kamis, 05 Mar 2026, 15:53:33 WIB, Dibaca : 88 Kali
Kawal Keterbukaan Informasi Publik, Bayu Ajak Jurnalis dan Insan Pers Subang Jadi Mitra Kritis Pemer
Rabu, 19 Feb 2026, 00:32:01 WIB, Dibaca : 44 Kali
Agung Nugroho Dampingi Menteri Trenggono: Subang Komitmen Penuh pada Revitalisasi Pantai Utara
Jumat, 20 Feb 2026, 18:54:38 WIB, Dibaca : 92 Kali



Tuliskan Komentar