
SUBANG - ruangargumen.com | Dalam upaya mengedepankan penghijauan dan pengelolaan sampah yang lebih modern, mahasiswa Teknik Elektro Universitas Subang menyelenggarakan sebuah kegiatan edukatif di SMPIT 'Alamy Subang pada Kamis, 2 April 2024. Mengusung tema pembuatan tempat sampah otomatis berbasis Arduino, kegiatan ini mengajak siswa kelas 8 untuk menciptakan inovasi teknologi terapan.
Menjawab Permasalahan Kebersihan dengan Teknologi
Kegiatan diawali dengan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan risiko penyebaran kuman akibat kontak langsung dengan tutup tempat sampah konvensional. Berangkat dari permasalahan tersebut, mahasiswa memberikan solusi sederhana berbasis teknologi: tempat sampah otomatis yang mampu membuka dan menutup tanpa perlu disentuh.
Para siswa kemudian diperkenalkan dengan komponen-komponen utama yang dijelaskan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa SMP. Beberapa komponen yang digunakan meliputi:
Praktik Langsung yang Penuh Antusiasme
Sesi teori disambung dengan kegiatan praktik, di mana para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Di bawah pendampingan mahasiswa, mereka belajar merakit rangkaian, menghubungkan sensor ke Arduino, mengatur pergerakan motor servo, serta melihat demonstrasi cara kerja program dasar pada Arduino IDE.
Suasana kegiatan berlangsung sangat interaktif. Para siswa tidak hanya mengikuti instruksi perakitan, tetapi juga diajak berdiskusi tentang penerapan teknologi untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. Tingginya antusiasme siswa bahkan terlihat dari munculnya ide-ide pengembangan baru, seperti usulan menambahkan fitur suara atau lampu indikator sebagai tanda tempat sampah sedang aktif.
Dukungan dan Harapan dari Akademisi
Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari bimbingan dan arahan langsung dari akademisi kampus. Refiana Ogam, M.T., selaku dosen pendamping kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas semangat belajar yang ditunjukkan oleh para siswa.
"Kegiatan ini bukan hanya sekadar praktik merakit komponen elektronik, tetapi juga langkah nyata untuk menanamkan kesadaran lingkungan melalui pemanfaatan teknologi. Kami berharap inovasi sederhana yang dirakit oleh adik-adik di SMPIT 'Alamy Subang ini dapat memantik rasa ingin tahu dan kreativitas mereka untuk terus berinovasi di masa depan," ujar Refiana Ogam, M.T.
Keberhasilan Prototipe dan Dampak Berkelanjutan
Puncak acara diakhiri dengan uji coba bersama terhadap prototipe tempat sampah otomatis yang telah dirakit oleh setiap kelompok. Prototipe tersebut sukses beroperasi; ketika tangan didekatkan ke sensor, tutup tempat sampah terbuka secara otomatis dan menutup kembali setelah beberapa detik. Momen ini disambut dengan antusias dan rasa bangga dari para siswa karena berhasil mempraktikkan teknologi sederhana yang bermanfaat.
Melalui inisiatif ini, mahasiswa Teknik Elektro berhasil berbagi pengetahuan teknologi sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menciptakan inovasi yang mendukung kebersihan dan kenyamanan dunia pendidikan.
Sumber: Ruang ArgumenMagister Hukum Kesehatan UNINUS MMRS Universitas Gajayana RPL MKM Universitas MH Thamrin MMRS Universitas Sangga Buana ARS University
PC IMM KAB.SUBANG PUJI POLRES BERSUARA TERKAIT KASUS HERSOP & PAK DOKTERJumat, 03 Apr 2026, 14:01:54 WIB, Dibaca : 17 Kali |
Inovasi Hijau Teknik Elektro Unsub: Hadirkan Tempat Sampah Pintar di SekolahJumat, 03 Apr 2026, 12:59:26 WIB, Dibaca : 31 Kali |
Anggota Komisi II DPRD Jabar Bayu Satya Prawira Hadiri Pembahasan LKPJ Gubernur 2025 Bersama MitraKamis, 02 Apr 2026, 17:36:12 WIB, Dibaca : 17 Kali |