
SUBANG – ruangargumen.com | Semangat kepedulian lingkungan menyala di SDN Otto Iskandardinata, Desa Jatibaru, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang. Dalam agenda "Jumat Berkah", PT PP (Persero) Tbk menyalurkan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa fasilitas sarana bank sampah serta menggelar sosialisasi pengelolaan limbah bagi para siswa dan guru.
Manajer Projek Akses Tol Patimban Paket 1, Jessica Ruth Berliana Lumbantobing, turun langsung memberikan edukasi krusial mengenai masa penguraian sampah. Di hadapan ratusan siswa, Jessica memaparkan fakta-fakta tentang berapa lama plastik, kaleng, hingga kertas dapat terurai oleh alam. Tak hanya berbagi ilmu, ia juga memotivasi warga sekolah untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
"Penting bagi adik-adik untuk memahami jenis sampah dan bahayanya jika tidak dikelola. Mulai sekarang, ayo kita kelola sampah dengan bijak," ujar Jessica yang disambut antusiasme para siswa.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang, Cece Rahman, memberikan apresiasi tinggi kepada PT PP (Persero) Tbk. Dalam sambutannya, Cece menegaskan bahwa fasilitas fisik sudah tersedia, kini kuncinya ada pada konsistensi pelaksanaannya.
"Terima kasih kepada PT PP yang telah peduli. Pesan saya untuk sekolah, fasilitas bank sampah ini harus dihidupkan. Sarana sudah ada, tinggal petugas piket kebersihan dari unsur guru dan siswa yang harus lebih giat mengelolanya," tegas Cece.
Menuju Sekolah Berbudaya Lingkungan
Suasana semakin meriah dengan adanya sesi kuis interaktif. Para siswa berlomba menjawab pertanyaan seputar lingkungan untuk mendapatkan doorprize berupa tumbler dan alat tulis. Wajah-wajah sumringah terlihat jelas, salah satunya dari Nita, siswi SDN Otto Iskandardinata yang berhasil menjawab kuis.
"Senang sekali, terima kasih semuanya. Dapat tumbler, alat tulis, dan jadi tahu banyak ilmu baru tentang sampah," ungkap Nita dengan riang.
Pihak sekolah menyambut positif inisiatif ini. Somantri, salah satu guru SDN Otto Iskandardinata, menyebut kegiatan ini sebagai pencerahan bagi institusi pendidikan mereka.
"Kami sangat berterima kasih kepada PT PP atas sarana bank sampah dan sosialisasinya, serta kehadiran DLH Subang. Semoga ini menjadi langkah awal bagi SDN Otto Iskandardinata untuk bertransformasi menjadi sekolah berbudaya lingkungan di masa depan," tutur Somantri.
Kolaborasi antara sektor korporasi, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada seremonial, melainkan menjadi tonggak perubahan perilaku generasi muda di Ciasem dalam mencintai lingkungan mereka.
Kamis, 05 Mar 2026, 15:53:33 WIB, Dibaca : 90 Kali |
Rabu, 19 Feb 2026, 00:32:01 WIB, Dibaca : 45 Kali |
Jumat, 20 Feb 2026, 18:54:38 WIB, Dibaca : 94 Kali |