
ruangargumen.com | SUBANG, Kelompok masyarakat sipil yang terdiri dari 15 perwakilan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Subang menggelar forum diskusi publik bertajuk "Gunem Subang", Kamis (9/4/2026). Dibuka dengan tradisi budaya ruwatan, forum ini merumuskan sejumlah evaluasi dan catatan strategis terhadap jalannya roda pemerintahan daerah, mencakup sektor kesehatan, infrastruktur, hingga penyelesaian konflik agraria.
Inisiator Gunem Subang, Asep Iwan atau yang akrab disapa Anum, menegaskan bahwa forum ini didesain sebagai wadah penyampaian aspirasi yang berbasis pada data, pengalaman empiris, dan studi kasus yang tengah berkembang di masyarakat.
"Penyampaiannya memang santai, namun substansinya ditujukan untuk memberikan dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Subang. Kami tidak menyerang pemerintah secara kelembagaan apalagi personal. Kami hanya menyoroti beberapa sektor krusial yang membutuhkan atensi khusus dari pihak legislatif dan yudikatif," ujar Asep Iwan di sela-sela kegiatan.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu fundamental dibedah secara komprehensif oleh para peserta:
Merespons deretan catatan kritis tersebut, Hendra Purnawan mengapresiasi diskursus yang dibangun oleh kelompok masyarakat sipil ini dan berjanji akan membawa hasil diskusi ke ranah kebijakan yang lebih formal.
"Ke depan, kami akan mengundang rekan-rekan Gunem Subang secara khusus untuk duduk bersama dan berdiskusi langsung dengan instansi maupun pihak-pihak terkait, sehubungan dengan penyelesaian isu dan realisasi harapan yang telah disampaikan hari ini," pungkas Hendra.
Melalui pendekatan kultural dan dialogis, Gunem Subang diharapkan mampu menjadi instrumen penyeimbang sekaligus mitra kritis pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang pro-rakyat.
Sumber: Ruang Argumen
Magister Hukum Kesehatan UNINUS MMRS Universitas Gajayana RPL MKM Universitas MH Thamrin MMRS Universitas Sangga Buana ARS University
Soroti Isu Agraria hingga Tata Kelola Lingkungan, Belasan Ormas dan OKP Subang Gelar Dialog TerbukaKamis, 09 Apr 2026, 18:39:58 WIB, Dibaca : 31 Kali |
RAPERDA DESA DAN LKPJ BUPATI 2025 DI SAHKANKamis, 09 Apr 2026, 13:09:11 WIB, Dibaca : 8 Kali |
Subang 78 : Antara Selebrasi dan Audit Nurani di Tengah Disrupsi GlobalSenin, 06 Apr 2026, 21:48:08 WIB, Dibaca : 54 Kali |