- Evaluasi Tambang dan Optimalisasi Budi Daya Ikan: Ekonomi Berkelanjutan Kabupaten Sumedang
- Di Tengah Bulan Suci, YLNI Soroti Darurat Sampah dan Rendahnya Kesadaran Lingkungan
- Wujudkan Ramadan Kondusif, Lurah Sukamelang Serukan Stop Tawuran dan Tingkatkan Keamanan
- Transparansi di Ujung Tanduk: PJ Kades Tanjung Siang Temukan Indikasi Kejanggalan Anggaran Masa Lalu
- Atasi Tumpukan Sampah, Camat Subang Pimpin Gerakan Serentak Ubah Sampah Jadi Rupiah
- Tertib Administrasi Harga Mati, Bayu Satya Prawira Kawal Ketat Kasus Tunggakan Pajak korporasi
- Tatap Kuartal Kedua 2026, Bayu Genjot Kesiapan SDM Lokal Menyongsong Ekosistem Rebana Metropolitan
- Konsolidasi Kader di Subang, Bayu Satya Prawira Ingatkan Ruh PDI Perjuangan Sebagai Tameng Wong Cili
- Kawal Keterbukaan Informasi Publik, Bayu Ajak Jurnalis dan Insan Pers Subang Jadi Mitra Kritis Pemer
- Dukung Sinergi Ekologis, Bayu Kawal Pengelolaan Sub-DAS Cipunagara Bersama Raksa Buana Parahiyangan
HADIRI RAPAT EVALUASI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) RSUD SUBANG, KANG REY TEGASKAN RSUD SUBANG
dr. H. Achmad Nasuhi, Direktur RSUD Subang dalam laporannya menyampaikan bahwa RSUD Subang dapat memenuhi 2 aspek kinerja utama yaitu kinerja keuangan dan pelayanan.
SUBANG - ruangargumen.com | Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menghadiri agenda Rapat Evaluasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Subang Tahun Anggaran 2025 sekaligus Pisah Sambut Dewan Pengawas RSUD Subang, yang berlangsung di Hotel Laska Subang, pada Kamis (12/02/2026)
dr. H. Achmad Nasuhi, Direktur RSUD Subang dalam laporannya menyampaikan bahwa RSUD Subang dapat memenuhi 2 aspek kinerja utama yaitu kinerja keuangan dan pelayanan.
Dalam evaluasi tersebut, turut diumumkan 5 orang jajaran Dewan Pengawas RSUD Subang masa bakti 2025-2030, dengan susunan sebagai berikut:
Baca Lainnya :
- KANG REY TEGASKAN MASYARAKAT PENERIMA PBI YANG DIHAPUS, TETAP MENDAPAT LAYANAN TERBAIK0
- Tanam Harapan Rawat Budaya, Ribuan Pohon Hijaukan Hulu DAS Cipunagara dalam Balutan Tradisi Subang0
- Bikin syok! 3,5 ton sampah bercampur digulung dari aksi jumsih subang, Sinyal darurat prilaku!0
- Aksi Nyata Bersih Sampah dan Penanaman Mangrove di Muara Sungai Kamal Subang Libatkan KLH/BPLH RI0
- Penyegaran Pengelola Sampah Subang: DLH Dorong Digitalisasi TPS 3R dan Bank Sampah0
1. Dede Sunarya, S.H., Μ.Η., sebagai Ketua merangkap Anggota;
2. H. Bambang Herdadi, SH., sebagai Anggota;
3. dr. Hj. Meity Damayangi sebagai Anggota;
4. Dwi Agustinus Rostandi, S.Si., ME., sebagai Anggota;
5. Fahadila Fahrurozi Remi, ST., MT., sebagai Anggota.
Serta H. Dede Ahmad Rodiman, SKM., M.M.Kes., sebagai Sekretaris Dewan Pengawas.
Surat keputusan diserahkan langsung oleh Bupati Subang kepada Dewan Pengawas RSUD Subang masa bakti 2025-2030.
Membuka sambutannya, Bupati Subang, Kang Rey menegaskan RSUD Subang tidak boleh hanya menjadi lembaga pencari profit, namun harus lebih fokus pada pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Subang.
"RSUD bukan semata-mata lembaga mencari profit tapi menjadi lembaga yang betul-betul bisa melayani seluruh masyarakat di Kabupaten Subang,"tegasnya
Kang Rey menilai bahwa RSUD Subang masih menjadi salah satu Rumah Sakit andalan bagi masyarakat Subang terlihat dari jumlah tempat tidur terisi yang mencapai 80% sehingga pelayanan yang dilakukan harus yang terbaik.
"Seminggu terakhir okupansi RSUD 80% lebih, swasta 43%,"jelasnya
Meski demikian, Kang Rey ingin RSUD Subang betul-betul hanya untuk merawat pasien yang tidak tertangani di Puskesmas, sehingga Kang Rey mendorong Puskesmas lebih berperan aktif.
Bahkan Kang Rey menargetkan di akhir masa kepemimpinannya, seluruh Puskesmas di Kabupaten Subang memiliki layanan rawat inap.
"Walaupun ketika penuh, Saya tidak seneng, karena menandakan Puskesmas kurang optimal. Saya ingin nantinya seluruh Puskesmas semuanya bisa rawat inap,"tegasnya
Kang Rey mengaku bahwa urusan kesehatan tidak sesederhana infrastruktur, karena layanan kesehatan tidak selesai hanya pada pembangunan fisik, tapi juga pada pemenuhan SDM.
Menyiasati hal tersebut, Kang Rey berencana akan membuka beasiswa bagi calon dokter, agar semakin banyak dokter di Subang dan makin baik layanan kesehatan yang ada.
"Saya dan Pak Gubernur sedang bahas bagaimana kita siapkan SDN dokter di Kabupaten Subang, agar mau ditempatkan di Puskesmas. Infrastruktur kita punya selesai, tapi pelayanan kesehatan infrastrukturnya ada, SDM nya tidak ada, sama saja bohong,"paparnya
Terkahir, Kang Rey menggarisbawahi bahwa RSUD Subang harus menempatkan profit di bawah pelayanan karena yang utama dari RSUD Subang adalah pelayanan bagi masyarakat termasuk kepada masyarakat yang PBI-nya dihapus.
"Pada intinya, saya selalu tekankan mindsetnya harus sama di RSUD tidak melulu tentang mencari uang. Betul RSUD harus profit tapi yang paling penting dari itu semua nyawa manusia. Tidak boleh ada masyarakat tidak mendapat layanan kesehatan, apalagi ditolak. Satu pelayanan, dua pelayanan, tiga pelayanan, empat baru profit." Pungkas Kang Rey.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, jajaran Dewan Pengawas RSUD Subang, dan jajaran Manjemen RSUD Subang. _(Reza/Prokompim)_






