- Evaluasi Tambang dan Optimalisasi Budi Daya Ikan: Ekonomi Berkelanjutan Kabupaten Sumedang
- Di Tengah Bulan Suci, YLNI Soroti Darurat Sampah dan Rendahnya Kesadaran Lingkungan
- Wujudkan Ramadan Kondusif, Lurah Sukamelang Serukan Stop Tawuran dan Tingkatkan Keamanan
- Transparansi di Ujung Tanduk: PJ Kades Tanjung Siang Temukan Indikasi Kejanggalan Anggaran Masa Lalu
- Atasi Tumpukan Sampah, Camat Subang Pimpin Gerakan Serentak Ubah Sampah Jadi Rupiah
- Tertib Administrasi Harga Mati, Bayu Satya Prawira Kawal Ketat Kasus Tunggakan Pajak korporasi
- Tatap Kuartal Kedua 2026, Bayu Genjot Kesiapan SDM Lokal Menyongsong Ekosistem Rebana Metropolitan
- Konsolidasi Kader di Subang, Bayu Satya Prawira Ingatkan Ruh PDI Perjuangan Sebagai Tameng Wong Cili
- Kawal Keterbukaan Informasi Publik, Bayu Ajak Jurnalis dan Insan Pers Subang Jadi Mitra Kritis Pemer
- Dukung Sinergi Ekologis, Bayu Kawal Pengelolaan Sub-DAS Cipunagara Bersama Raksa Buana Parahiyangan
KANG REY TEGASKAN MASYARAKAT PENERIMA PBI YANG DIHAPUS, TETAP MENDAPAT LAYANAN TERBAIK
Kang Rey menegaskan setelah informasi penghapusan PBI, Ia langsung menginstruksikan agar tidak ada perubahan dalam pelayanan kesehatan
SUBANG - ruangargumen.com | Bupati Subang Reynaldy Putra Andita tegaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan tetap beri layanan kesehatan terbaik di tengah penghapusan 98 ribu lebih penerima bantuan iuran (PBI) BPJS di Kabupaten Subang.
Kang Rey mengungkapkan hal tersebut usai menghadiri Rapat Evaluasi BLUD RSUD, pada Kamis (12/02/2025) di Hotel Laska Subang.
Seperti diketahui, sebanyak 98.892 Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Subang dihapus oleh Kementerian Sosial pada 1 Februari lalu, hal itu pun langsung direspon oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dengan mengumpulkan seluruh Rumah Sakit yang ada di Subang.
Baca Lainnya :
- Aksi Nyata HPSN 2026: Kades Boy dan Camat Sukasari Kompak Pimpin Warga Bersihkan Lingkungan0
- Anggota DPRD Jabar Bayu Satya Prawira Desak Pemerintah Segera Atasi Kekosongan PMT dan Krisis Sampah0
- Peringati HPSN 2026, Desa Muara Perkuat Komitmen Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat0
- PUI Subang Bantah Terlibat Secara Organisasi dalam Aksi Demo di Kantor Bupati, Publik Bertanya-tanya0
- GPI Subang dan Pemuda PUI Subang Desak Pemkab Tertibkan Bangunan Liar dan Benahi Penataan Kota0
Meski demikian, masyarakat tetap merasa khawatir terkait layanan kesehatan yang diterima akibat dihapusnya PBI BPJS.
Kang Rey menegaskan setelah informasi penghapusan PBI, Ia langsung menginstruksikan agar tidak ada perubahan dalam pelayanan kesehatan apalagi pasien dengan penyakit kronis seperti pasien cuci darah.
"Saya langsung isntruksikan pelayanan rumah sakit bagi penerima PBI yang dihapus tetap berjalan. Tidak boleh ada yang ditolak. Masyarakat yang datang ke RSUD tetap dilayani, termasuk yang cuci darah,"jelasnya
Terkait data PBI yang dihapus, Kang Rey mengaku Pemerintah Daerah Kabupaten Subang tidak tinggal diam dan berupaya memberi kemudahan bagi masyarakat, agar reaktivasi PBI dapat dilakukan karena penghapusan PBI sangat berpengaruh terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Kami menyiapkan antisipasi agar segera berikan pemutakhiran data agar PBI yang dihapus segera diaktivasi lagi agar semua masyarakat betul-betul membutuhkan mendapat pelayanan,"tegasnya
Terakhir, Kang Rey menjamin di tengah penghapusan PBI seluruh layanan kesehatan di Kabupaten Subang harus tetap berjalan maksimal.
"Saya jamin untuk pelayanan kesehatan memberikan yang terbaik. Saya sudah instruksikan ke Dirut RSUD termasuk ke Dinas Kesehatan, agar masyarakat yang PBI nya terhapus mendapat pelayanan terbaik."pungkasnya
Lebih lanjut, Asisten Daerah bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Rahmat Effendi, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang Saeful Arifin, S.Kep., M.Si., menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan memberi kemudahan bagi masyarakat terkait proses reaktivasi PBI.
Untuk melakukan reaktivasi PBI, masyarakat hanya perlu datang ke Kecamatan untuk selanjutnya pihak Kecamatan akan mengirim dokumen yang dibutuhkan, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke Dinas Sosial Kabupaten Subang.
Proses reaktivasi PBI di Kabupaten Subang dilakukan dengan kolaborasi dan sinergi semua pihak mulai dari Camat, Kepala Puskesmas, hingga petugas lapangan sehingga memberi kemudahan bagi masyarakat agar PBI segera aktif kembali. _(Reza/PROKOMPIM)_






